Sabtu, 12 Februari 2011
Minggu, 06 Februari 2011
ADA APA DENGAN VALENTINE’S DAY??? (Bag. 3)
6 Kerusakan pada Valentine’s Day
Dari posting sebelunya , Ada Apa Dengan Valentine’s Day (bag. 1: Sejarah Valentine’s Day) dan Ada Apa Dengan Valentine’s day (bag. 2: hukum Merayakan Valentine’s Day bagi Umat Islam), dapat kita ambil kesimpulan:
ADA APA DENGAN VALENTINE"S DAY??? (Bag. 2)
Hukum Merayakan Valentine’s Day
![]() |
| http://www.zwani.com/ |
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasul telah melarang untuk mengikuti tata cara periba-datan selain Islam: “Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. at-Tirmidzi).
ADA APA DENGAN VALENTINE’S DAY??? (Bag. 1)
![]() |
Pada bulan Februari, kita selalu menyaksikan media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan bersibuk-ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga dini hari. Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine’s Day. Biasanya mereka saling mengucapkan “Selamat hari Valentine”, berkirim kartu dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta karena anggapan saat itu adalah “Hari Kasih Sayang”.
Benarkah demikian?
Rabu, 02 Februari 2011
BERSATU KITA TEGUH BERCERAI....
Siapa sih yang tidak mengenal sapu lidi. Bagi yang suka menonton filmnya Harry Poetter, sapu lidi ini digunakan sebagai alat transportasi. bahkan di dalam dongeng-dongeng, nenek sihir pasti membawa sapu lidi kemana-mana. Makanya lingkungan dimana ada nenek sihir, akan bersih (hmmm!). Mungkin kita perlu memperbanyak nenek sihir, yang siap dengan sapu lidinya agar lingkungan tetap asri. Kalau ada yang coba-coba buang sampah sembarangan, ya, biar sekalian dipukul pake gagangnya sapu lidi itu, oleh si nenek sihir!
Selasa, 01 Februari 2011
ISLAM DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN
Perhatian Islam terhadap penanggulangan kemiskinan dan fakir miskin tidak dapat diperbandingkan dengan agama samawi dan aturan ciptaan manusia manapun, baik dari segi pengarahan maupun dari segi pengaturan dan penerapan. Semenjak fajarnya baru menyigsing di kota Mekkah, Islam sudah memperhatikan masalah sosial penanggulangan kemiskinan. Adakalanya Quran merumuskannya dengan kata-kata "memberi makan dan mengajak memberi makan orang miskin" atau dengan "mengeluarkan sebahagian rezeki yang diberikan Allah", "memberikan hak orang yang meminta-meminta, miskin dan terlantar dalam perjalanan", "membayar zakat" dan rumusan lainnya [baca Ancaman Surat AL-Lail bagi Si “Bakhil”].
مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ (٤٢)قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ (٤٣)وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ (٤٤)
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab, "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan Kami tidak (pula) memberi Makan orang miskin [QS AL-Mudatsir (73) : 42-44].
Langganan:
Postingan (Atom)




