Tampilkan postingan dengan label Zakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zakat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Februari 2011

ZAKAT PADA PERIODE MADINAH

eramuslim.com/
Berbeda dengan ayat-ayat Al Qur'an yang turun di Makkah, ayat-ayat yang turun di Madinah sudah menjelaskan bahwa zakat itu wajib dalam bentuk perintah yang tegas dan instruksi pelaksanaan yang jelas. Salah satu surat yang terakhir turun adalah surat At Taubah yang juga merupakan salah satu surat dalam Quran yang menumpahkan perhatian besar pada zakat. Coba kita perhatikan ayat-ayat surat At Taubah di bawah ini yang tidak lepas dari masalah zakat :

Selasa, 01 Februari 2011

ISLAM DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Perhatian Islam terhadap penanggulangan kemiskinan dan fakir miskin tidak dapat diperbandingkan dengan agama samawi dan aturan ciptaan manusia manapun, baik dari segi pengarahan maupun dari segi pengaturan dan penerapan. Semenjak fajarnya baru menyigsing di kota Mekkah, Islam sudah memperhatikan masalah sosial penanggulangan kemiskinan. Adakalanya Quran merumuskannya dengan kata-kata "memberi makan dan mengajak memberi makan orang miskin" atau dengan "mengeluarkan sebahagian rezeki yang diberikan Allah", "memberikan hak orang yang meminta-meminta, miskin dan terlantar dalam perjalanan", "membayar zakat" dan rumusan lainnya [baca Ancaman Surat AL-Lail bagi Si “Bakhil”].


مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ (٤٢)قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ (٤٣)وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ (٤٤)

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab,  "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan Kami tidak (pula) memberi Makan orang miskin [QS AL-Mudatsir (73) : 42-44].

Kamis, 27 Januari 2011

Ancaman Surat Al-Lail Bagi Si “Bakhil”

Surat ini termasuk golongan surat Makiyyah, jumlah ayatnya 21, dturunkan sesudah surat Al-A’laa. Dinamakan surat Al-Lail karena disebutkan pada ayat pertama dari surat ini.

Sesunguhnya usaha kamu memang berbeda-beda
Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa
dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga)
maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah
Dan adapun orang-orang yang bakhil (kikir) dan merasa dirinya cukup,
serta mendustakan pahala yang terbaik
maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar
Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa