Allah telah menciptakan tertawa, sebagaimana
firmanNya:
وَأَنه ُُهوَ أَضحكَ وَأَبكى
"Dialah
dzat Allah yang menciptakan tertawa dan menangis".
Tertawa adalah sifat Allah,
sebagaimana disebutkan di dalam hadits:
يَضْحَكُ اللهُ إِلَى رَجُلَيْنِ
يَقْتُلُ أَحَدُهُمَا ْالآخَرَ يَدْخُلاَنِ الْجَنَّةَ,يُقَاِتلُ هذَا فِي
سَبِيْلِ اللهِ فَيُقْـتَل, ثُمَّ يَتُوْبُ اللهُ عَلىَ اْلآخَرِ فَيُسَلِمَ
فَيُقَاِتلَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَيَسْتَشْهِدَ
"Allah
tertawa terhadap dua orang, dimana salah satunya membunuh yang lain dan mereka
berdua masuk surga. Yaitu seseorang berjihad dijalan Allah kemudian dia
terbunuh padanya, lalu Allah menerima taubat orang yang membunuh tersebut
setelah masuk Islam, kemudian ia berjihad dijalan Allah dan akhirnya mati
sahid".
·
Memperbanyak ketawa adalah sifat tercela
sebagaimana sabda Nabi: